Sabtu, 12 Mei 2012

Dikoyak Sepi

Tahukah kau
Mengapa aku atau dia
yang pernah di singgah di hatimu
Tak pernah melabuh padamu?

Kau laksana pohon gersang
Pula laksana sungai kering di musim kemarau
Kau adalah pohon yang meranggas
Gurun pun takut pada kesepianmu

Tahukah kau
Hidupmu dikoyak sepi
Kau terus berlari
Padahal tak ada yang mengejarmu

Kau cuma perlu diam
Hening
Bening
Kosong


Yogyakarta, 12 Mei 2012

10.57


6 komentar:

  1. Balasan
    1. makasih...hehhehe. siapakah ini?

      Hapus
  2. cieee, siapakah yang dikoyak sepi klu?

    y ampun, gurun we takut pada kesepiannya ckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. huum...ini untuk siapapun...hooh gurun wae takut dengan kesepaiannya

      Hapus
  3. waduch.....saat mau koment......baru membaca lagi.....
    ternyata salah membaca tadi ....di kira " di koyak Sapi " hehehehehehehehehe


    hmmmmmm, merasa kesepian toch ?????
    dah saat nya mencari dan memilih juga menentukan dan mendapatkan , pasangan hidup.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahhaha....ngakak.

      lho aku ndak kesepian. Hihihi. salah pengertian ya? mau mencarikan aku pasangan hidup? Mau dongggg...

      Hapus